Jejak Indonesia di Formula 1 dan MotoGP
Indonesia dikenal sebagai negara dengan antusiasme besar terhadap dunia balap motor maupun mobil. Meskipun tidak termasuk negara dengan tradisi kuat dalam menghasilkan pembalap Formula 1 atau MotoGP, Indonesia tetap memiliki jejak menarik di dua ajang balap paling bergengsi dunia tersebut. Jejak itu hadir melalui pembalap, penyelenggaraan event, sponsor, hingga dukungan fanatik dari para penggemarnya.
Jejak Indonesia di Formula 1
1. Ananda Mikola
Nama Ananda Mikola cukup dikenal sebagai pembalap Indonesia yang sempat meramaikan kancah internasional. Meski tidak pernah membalap di ajang Formula 1 resmi, Ananda sempat tampil di seri pendukung seperti Formula 3000 yang merupakan jalur menuju F1. Kehadirannya menjadi simbol bahwa Indonesia punya potensi melahirkan pembalap kelas dunia.
2. Rio Haryanto, Pembalap F1 Pertama dari Indonesia
Tahun 2016 menjadi momen bersejarah ketika Rio Haryanto resmi membalap untuk tim Manor Racing. Rio tercatat sebagai pembalap pertama Indonesia, bahkan Asia Tenggara, yang turun langsung di ajang Formula 1. Meski hanya semusim, penampilan Rio membawa kebanggaan besar bagi bangsa dan membuka jalan bagi generasi berikutnya.
3. Sponsor dari Indonesia
Indonesia juga tercatat aktif melalui dukungan sponsor. Misalnya, Pertamina sempat menjadi sponsor utama Rio Haryanto di F1. Dukungan perusahaan nasional menandakan bahwa Indonesia melihat F1 sebagai panggung global untuk memperkenalkan diri.
Jejak Indonesia di MotoGP
1. Pembalap Indonesia di Kelas Junior
Beberapa pembalap muda Indonesia pernah mencicipi ajang pendukung MotoGP, seperti Gerry Salim, Andi Gilang, hingga Mario Aji yang kini tampil di Moto3. Mereka menjadi representasi harapan Indonesia untuk suatu hari bisa bersaing di kelas utama MotoGP.
2. MotoGP Mandalika
Kehadiran Sirkuit Mandalika di Lombok menjadi tonggak sejarah besar. Sejak 2022, Indonesia resmi menjadi tuan rumah MotoGP setelah penantian panjang. Ajang ini tidak hanya membuktikan kecintaan rakyat Indonesia terhadap balap motor, tetapi juga mendongkrak pariwisata serta ekonomi daerah.
3. Sponsor dan Suporter
Sama seperti di F1, Indonesia juga hadir di MotoGP melalui sponsor. Beberapa perusahaan nasional seperti Pertamina dan berbagai brand lokal ikut mendukung tim balap dunia. Di sisi lain, animo masyarakat luar biasa: tiket selalu ludes terjual, dan suporter Indonesia dikenal sebagai salah satu yang paling bersemangat di paddock MotoGP.
Antusiasme dan Masa Depan
Dengan sejarah kehadiran Rio Haryanto di F1 dan keberhasilan Mandalika menjadi tuan rumah MotoGP, Indonesia kini semakin dikenal di dunia balap internasional. Ke depan, peluang untuk melihat pembalap Indonesia kembali bersaing di level tertinggi tetap terbuka, apalagi dengan adanya pembinaan talenta muda di berbagai ajang junior.
Meski jalan masih panjang, jejak Indonesia di Formula 1 dan MotoGP sudah cukup membuktikan bahwa negeri ini punya gairah besar untuk menjadi bagian penting dari dunia balap global.
Photo : @themandalikagp